III. PRINSIP PENURUNAN (HEREDITAS)

Teori segregasi, probabilitas penggabungan satu dan dua gen

Genetika Mendel
  • Genetika adalah ilmu yang memiliki akar pada jaman nenek moyang
  • Mendel adalah penemu prinsip-prinsip genetika dengan eksperimen kacang polongnya
  • Penelitian atau eksperimen bidang genetika dimulai oleh pendeta bernama Gregor Mendel di sebuah taman di daerah Chekoslovakia sekarang
  • Mendel meneliti tanaman kacang polong dari 7 sifat kacang polong yang dapat dilihat atau mencolok, yaitu:
    • (1) warna bunga;
    • (2) posisi bunga;
    • (3) warna biji; (4) bentuk biji;
    • (5) bentuk polong;
    • (6) warna polong;
    • (7) panjang batang
  • Dalam penelitiannya, Mendel kadang membiarkan sendiri kacang polong membuahi secara alami atau mengawinkan secara buatan (sengaja)
  • Mendel menggunakan tanaman yang dia yakini varietas  yang benar, yaitu varietas yang dengan fertilisasi alami menghasilkan keturuan yang semuanya identik, sama dengan orang tuanya. 
Pola-pola pewarisan konsep Mendel
Perkawinan antar monohibrid (satu sifat atau trait)
Gambar
Interaksi antar pasangan gen menyebabkan efek yang secara fenotip tidak bisa dilihat. Contohnya, interaksi antar gen dominan dan resesif, yang muncul adalah sifat dominan
Teori segregasi Mendel: pasangan gen berpisah (bersegregasi) selama gametogenesis dan kemudian pada waktu fertilisasi pasangan gen berpasangan kembali
  • Kromosom homolog membawa dua alel bagi tiap-tiap sifat yang diturunkan (trait)
  • homolog dominan ungu (PP)
  • heterozigot biji kisut dan bundar (Rr)
  • homozigot resesif hijau (yy)
Prinsip ketidaktergantungan “assortment” dapat dilacak dari penyilangan dihibrid
Penyilangan dua hibrid: melacak dua sifat sekaligus yang diturunkan
Bentuk biji bundar/kisut (R/r)
Warna biji kuning/hijau
Gambar
Para ahli genetika menggunakan perkawinan silang untuk menguji genotip yang tidak diketahui
Prinsip Mendel merefleksikan aturan probabilitas atau teori kemungkinan
Prinsip-prinsip Mendel diterapkan untuk sifat penurunan pada manusia, contoh sifat yang diatur oleh gen dominan-resesif tunggal yaitu pada jari-jari, garis rambut (lurus dan lancip di depan), bercak pigmen di muka dan bentuk telinga (bebas atau melekat)
Istilah dominan pada genetika tidak menunjukkan sifat normat atau tidak normal, tetapi sifat di mana sifat alel muncul baik pada kondisi homozigot dan atu heterozigote
Hubungan genotip dan fenotip tidak semudah yang diduga. Sifat dominasi yang tidak lengkap, menghasilkan fenotip intermediate. Dengan demikian variasi lebih lanjut terjadi
Beberapa gen memiliki alel lebih dari dua
Sebuah gen bisa menghasilkan fenotif yang beragam, disebut pleinotropi. Contoh, penyakit sickle sel, dari gen yang mengkode sifat hemoglobin yang abnormal. Sebuah sifat dapat dihasilkan atau dipengaruhi beberapa gen, disebut penurunan poligenik. Contoh, sifat warna kulit (pigmentasi) manusia.
Ada lagi faktor selain genetis yang mempengaruhi fenotip, yaitu efek lingkungan terhadap fenotip
Dengan dasar pembelahan sel mitosis dan meiosis serta prinsip-prinsip pewarisan Mendel, menghasilkan konsep pokok biologi yang disebut teori pewarisan kromosom
Teori kromosom: kromosom adalah tempat di mana gen berada dan tingkah laku kromosom selama meiosis dan fertilisasi menentukan pola pewarisan
Gen-gen pada kromosom yang sama cenderung diturunkan bersama-sama
Crossing over menghasilkan kombinasi alel baru
Ahli genetika menggunakan dua hasil crossover untuk membuat peta gen
Kromosom menentukan kelamin pada beberapa spesies
Gen terpaut kelamin menghasilkan pada pewarisan yang unik. Contoh, warna mata pada lalat buah
 

Satu Tanggapan

  1. thank’s for your information!! that’s very helping

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: